Verizon Akuisisi Yahoo dan AOL, 2000 Karyawan Dirumahkan

Minggu depan diharapkan Verizon dapat menyelesaikan akuisisi yang dilakukannya terhadap Yahoo dan AOL. Kabarnya nya nilai akuisisi ini senilai $4.8 miliar dollar amerika, atau setara dengan Rp.64 triliun rupiah.

Setelah kesepakatan tersebut ditutup, dikabarkan juga bahwa perusahaan tersebut akan merumahkan banyak karyawan, dari Yahoo dan AOL.

Dilansir dari Androidauthority, dikatakan bahwa ketika akuisisi selesai, pihaknya akan merumahkan karyawan Yahoo dan AOL, yang totalnya mencapai 2000 orang pekerja.

Sebelumnya juga pernah dikabarkan pemegang saham dari Yahoo lebih memilih untuk menyetujui, pembelian sahamnya oleh Verizon.

Diinformasikan dari sumber yang tidak disebutkan namanya, bahwa PHK yang akan terjadi minggu depan, akan berjumlah sekitar 15 persen pekerja gabungan di AOL dan Yahoo.

Verizon Menggabung Yahoo dan AOL

Verizon Akuisisi Yahoo dan AOL
source: yimg

Perusahaan ini juga telah mengkonfirmasi, bahwa pihaknya akan berencana untuk menggabungkan kedua perusahaan tersebut, menjadi satu anak perusahaan mereka. Anak perusahaan Verizon ini dikatakan akan disebut Oath, yang kabarnya akan dipimpin oleh CEO AOL saat ini, yakni Tim Armstrong.

Sedangkan CEO Yahoo, Marissa Mayer tidak berencana untuk bergabung dengan Verizon, meskipun pembayaran tersebut akan diselesaikan.

Beberapa pihak mungkin bertanya-tanya, mengapa Verizon berminat untuk mengakuisisi Yahoo. Hal itu dikarenakan, mereka yakin dapat memanfaatkan basis besar pengunjung bulanan Yahoo, yang mencapai 200 juta pengunjung.

Hal itu mereka lakukan untuk memberikan para pengiklan, target pemasaran yang lebih besar untuk menjual produk mereka kepada pelanggan.

Verizon Wireless memiliki lebih dari 100 juta pelanggan. Sementara properti milik AOL seperti Engadget, TechCrunch dan lainnya, yang dibeli oleh mereka pada tahun 2015 seharga $ 4.4 miliar dolar, memiliki sekitar 150 juta pengguna perbulan.

Hal ini akan membuat jumlah pelanggan jadi tumpang tindih. Berdasarkan perhitungan itulah, perusahaan tersebut yakin setelah kesepakatan akuisisi ini selesai, jumlah total pengguna yang unik dapat menjadi daya tarik bisnis tersendiri.