Solusi Flashdisk Tak Terbaca dan Cara Merawatnya

10

Teknobos – Solusi Flashdisk Tak Terbaca dan Cara Merawatnya – Flashdisk adalah salah satu perangkat yang disukai banyak orang untuk mentransfer data dari satu komputer ke komputer lainnya. Ukurannya yang kompak menjadikannya pilihan utama untuk dibawa kemana-mana karena mudah dibawa-bawa. Namun, karena ukurannya yang kecil, memori flash rentan terhadap masalah.

Solusi Flashdisk Tak Terbaca dan Cara Merawatnya

Salah satunya adalah saat terhubung ke komputer, tiba-tiba menjadi tidak dapat dibaca. Sebelum mengasumsikan kerusakan pada flashdisk, yang terbaik adalah mencoba metode dibawah ini. Berikut beberapa cara untuk menangani flash drive yang tidak terbaca, serta beberapa tips perawatannya.

1. Cek kondisi flashdisk via Disk Management

Cek kondisi flashdisk via Disk Management

Disk Management adalah alat atau tempat di mana Anda dapat mengetahui apakah flashdisk telah terdeteksi. Setelah menginstal memori flash pada PC, klik kanan pada “Start” di pojok kiri bawah dan pilih “Disk Management”. Jika terdeteksi, biasanya flashdisk Anda terletak di bagian bawahnya, yang disebut “removable”.

Jika terbaca di Disk Management dan bukan di File Explorer, langkah yang dapat Anda lakukan adalah melakukan proses pemformatan dengan mengklik kanan “Format”. Cara ini biasanya efektif, tetapi ada risiko semua file di flashdisk akan hilang.

2. Pastikan tidak ada debu di kepala flashdisk

Selain masalah perangkat lunak, salah satu masalah paling umum yang dihadapi flashdisk sehingga tidak terbaca, adalah masalah hardwarenya. Port atau kepala flashdisk biasanya terbuka, sehingga mudah terkena debu atau kotoran.

Sebelum mencoba metode yang sebelumnya, Anda dapat memeriksa kepala flashdisk. Jika memang ada gumpalan debu, Anda bisa menggunakan sikat kecil. Selain itu, gunakan penghapus untuk membersihkan bagian kuning pada port flashdisk.

3. Perbarui driver di Device Manager

Perbarui driver di Device Manager

Flashdisk yang tidak terbaca bisa disebabkan oleh driver yang sudah ketinggalan zaman dari flashdisk itu sendiri. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat langsung masuk ke “Device Manager” melalui menu “Quick Access”, yang dapat diakses dengan mengklik kanan pada “Start”.

Jika jendela “Device Manager” terbuka, cari USB Root Hub, klik kanan dan pilih “Update Driver”. Kemudian pilih “Search automatically for updated driver software”, tetapi pastikan PC Anda terhubung ke Internet. Harap tunggu, flashdisk akan diperbarui secara otomatis.

4. Matikan fitur USB selective suspend

Matikan fitur USB selective suspend

USB selective suspend adalah fitur hemat daya, meskipun flashdisk tersambung, fitur ini dapat membantu menghemat daya dengan mematikan daya port USB. Jika flash tidak terdeteksi, fungsi ini mungkin dalam posisi aktif.

Untuk menonaktifkannya, kamu bisa langsung klik kanan “Start” lalu pilih “Power Options”. Jendela Power & sleep akan muncul, kemudian klik “additional power settings” di sisi kanan. Lalu, pilih Change plan settings > Change advanced power settings > USB settings > “USB selective suspend setting”. Di bagian on battery dan plugged in, semuanya pilih Disabled.

5. Tips merawat flashdisk dengan benar

– Biasanya flashdisk memiliki penutup port untuk mencegah debu atau kotoran masuk ke dalam port. Pastikan tutupnya tidak hilang
– Hindari meletakkan flashdisk sembarangan, terutama yang sempit dan mungkin berisi banyak kotoran kecil (seperti celana atau saku baju)
– Ketika Anda ingin melepas flashdisk dari PC, harap selalu lakukan “eject”, Dan bila Anda tidak sedang menggunakan flashdisk, segera lepaskan flashdisk dari PC.
– Hindari mendefrag flashdisk, dan hindari kebiasaan menjalankan atau mengedit file langsung dari flashdisk
– Backup file penting yang ada di dalam flashdisk sebagai tindakan berjaga-jaga
Lakukan pemindaian virus dan malware secara berkala