Mengapa Smartphone Flagship Bukan Yang Terbaik? Ini Alasannya

Dewasa ini para produsen smartphone saling berlomba-lomba menciptakan ponsel unggulan mereka, agar semakin menarik perhatian dan minat konsumennya. Ponsel pintar kelas atas memang selalu memunculkan kesan terbaik, tapi pada kenyataannya tidak selalu seperti itu. Di balik kesempurnaan dari smartphone flagship, pastinya ada kekurangan atau sisi negatifnya.

Sebenarnya sah-sah saja bagi kamu yang ingin memiliki smartphone unggulan, tapi kamu harus lihat baik buruknya terlebih dahulu sebelum membelinya. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari, karena harga dari ponsel pintar kelas atas cukup menguras kantong.

Ini Alasanya, Mengapa Smartphone Flagship Bukan Yang Terbaik

Siapa sih yang tidak suka dengan smartphone kelas atas, terlebih ponsel semacam ini memiliki spesifikasi yang cukup bisa diandalkan. Jika ada yang memberikan smartphone high end secara cuma-cuma, semua orang pastinya akan berebut untuk bisa mendapatkannya. Tapi bila kamu ingin membeli hp unggulan seperti itu, ada baiknya kamu memikirkan terlebih dahulu fungsi serta kegunaannya untuk kamu.

1. Tidak ada jaminan, tidak mengalami lag

mengalami-lag-smartphone-flagship

Meskipun ponsel kelas atas menawarkan spesifikasi yang gahar, tapi tidak selamanya menjadi yang terbaik. Hal ini dikarenakan tidak ada jaminan, bahwa smartphone high end tidak akan mengalami lag. Walau RAM yang diberikan sudah cukup besar, pasti adakalanya ponsel android mengalami lag, terlebih saat usia pemakaiannya sudah cukup lama.

2. Tidak sepenuhnya bebas dari masalah setelah update firmware

update-firmware-smartphone-flagship

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwa semua smartphone akan mendapat pembaruan firmware secara berkala. Hal itu dilakukan pihak vendor untuk memaksimalkan kinerja ponsel pintar buatan mereka, tapi tidak jarang setelah update firmware terjadi beberapa masalah baru pada smartphone.

3. Biaya servis dan pergantian sparepart pastinya lebih mahal

sparepart-smartphone-flagship

Namanya juga ponsel kelas atas yang dibekali spesifikasi unggulan, pastinya dibanderol dengan harga tinggi dan cukup menguras kantong. Saat masih berfungsi dengan baik mungkin tidak menjadi masalah bagi kita sebagai penggunanya, tapi saat terjadi kerusakan tentu saja kita harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Karena biaya servis dan pergantian sparepart dari ponsel high end, pastinya jauh lebih mahal dibanding smartphone biasa.

4. Ketimbang fungsional lebih cenderung mubazir

mubazir-smartphone-flagship

Kebanyakan pengguna smartphone flagship membeli ponsel itu karena tertarik dengan spesifikasi yang ditawarkan. Sementara pemakaiannya sehari-hari hanya untuk membuka media sosial, chatting, browsing ataupun bermain game. Bila ponsel kelas atas yang dibeli dengan harga tinggi, hanya digunakan untuk aktifitas semacam itu, tentu saja fungsinya jadi tidak maksimal dan cenderung mubazir.

smartphone flagship terbaru
Baca juga:
6 Smartphone Flagship Terbaru Dan Terbaik 2017

Itulah beberapa alasan mengapa smartphone flagship tidak selalu menjadi yang tebaik, karena secara keseluruhan kegunaan ponsel pintar pada dasarnya sama saja. Jadi bijaklah dalam memilih ponsel android sebelum membelinya, agar fungsinya dapat kamu rasakan secara maksimal.