China Membangun Jaringan Satelit Kuantum Pertama Di Dunia

Pada hari selasa 15 Juni yang lalu, Cina berhasil meluncurkan satelit kuantum pertama di dunia. Satelit tersebut diluncurkan ke orbit dengan menumpang roket  Long March-2D. Fungsi dari satelit komunikasi ini adalah, untuk membuat jaringan komunikasi lebih aman dari serangan cyber. Selain itu, satelit tersebut juga bertugas untuk melakukan pengintaian berbasis elektronik dalam skala global.

Satelit yang masuk dalam kategori Quantum Experiments at Space Scale (Quess) tersebut, mengudara dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di sekitar Gurun Gobi. Satelit kuantum ini diluncurkan tepat pada pukul 01.40 dini hari waktu setempat.

Cina Luncurkan Satelit Kuantum Pertama Di Dunia

2 China Membangun Jaringan Satelit Kuantum Pertama Di Dunia
source: teinteresa

Satelit komunikasi kuantum pertama di dunia ini, diberi nama Micius, nama tersebut dipilih untuk memberikan penghormatan terhadap seorang filusuf kuno asal Cina. Diinformasikan satelit Quess akan mengorbit pada orbit yang sinkron dengan matahari, sekitar 600 kilometer di atas permukaan bumi pada sudut 97.79 derajat.

Dikutip dari Xinhua, Pan Jianwei selaku kepala ilmuwan proyek Quess dan Chinese Academy of Sciences (CAS) mengatakan, “Satelit baru yang diluncurkan tersebut menjadi tanda dari perkembangan teknologi Cina”. Hal ini menjadikan Cina sebagai salah satu pemimpin pada bidang IT di masa yang akan datang. Padahal sebelumnya Cina hanya bisa menjadi pengikut dalam pengembangan informasi teknologi klasik.

Satelit kuantum yang menjadi bukti perkembangan teknologi Cina, akan dioperasikan oleh Chinese Academy of Sciences. Cina mengharapkan program percobaan enkripsi kuantum tersebut, dapat diandalkan untuk memberikan pengamanan informasi. Khususnya saat pihak pemerintah, militer serta jaringan keuangan, telah dijadikan target utama dari kegiatan spionase yang dilakukan musuh mereka.

Cina berniat membangun jaringan komunikasi kuantum secara global

1 China Membangun Jaringan Satelit Kuantum Pertama Di Dunia
source: russian.news

Pusat Ilmu Pengetahuan Dirgantara Nasional China, menjadikan satelit kuantum Quess sebagai program prioritas yang strategis. Bila operasi peluncuran satelit kuantum ini berhasil, pada kesempatan berikutnya Cina berharap dapat membangun jaringan komunikasi kuantum Asia-Eropa. Rencananya program pendirian jaringan komunikasi kuantum Asia-Eropa tersebut akan dimulai pada tahun 2020.

Apabila seluruh jaringan komunikasi kuantum Asia hingga Eropa, yang nanti akan dibangun oleh Cina telah terwujud. Langkah selanjutnya, negara yang saat ini menjadi salah satu negara adi daya tersebut, berencana untuk membangun jaringan komunikasi kuantum dalam skala global.