Pawoon, Platform Kasir Berbasis Cloud untuk pelaku UKM

85

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Aplikasi Kasir Berbasis Cloud Untuk Para Pelaku UKM

Pawoon - Startup - News
Startup News

Startup lokal Pawoon menghadirkan aplikasi kasir berbasis cloud yang terhubung dengan internet. Guna mendukung operasional bisnis usaha kecil menengah (UKM).

Dengan aplikasi ini, pemilik usaha bisa memantau transaksi retail secara online tanpa harus ada di lokasi usaha. Aplikasi ini juga menghadirkan berbagai fitur seperti inventory management, laporan transaksi harian dan bulanan, metode menghitung pajak, dan lain-lain.

Menurut Head of Business Development Pawoon Enang Kurniawan, Berbagai fitur standar untuk transaksi sudah lengkap di Pawoon termasuk ekosistem pendukung bagi bisnis UKM.

Berbagai bisnis yang dapat menggunakan Pawoon di antaranya adalah pengusaha retail, pengusaha bisnis makanan, restoran, kafe, toko baju, barbershop, hingga bisnis cuci mobil dan berbagai bisnis UKM lain.

Pelaku UKM yang ingin menjadi pelanggan dapat langsung mengunduh aplikasi Pawoon di Google Play Store kemudian mulai registrasi dan mengikuti langkah-langkah yang ada.

Pelanggan akan memiliki kesempatan untuk menjajal Freemium Service atau layanan premium gratis selama 14 hari. Setelah masa tersebut selesai, pelanggan bisa memilih layanan gratis, dengan batas pencatatan 10 transaksi per hari. Jika bisnis UKM tersebut berkembang, mereka bisa berlangganan dengan tarif Rp199.000 per bulan untuk bisa mencatat lebih banyak transaksi.”Kalau ada UKM yang berlangganan tahunan kami juga berikan reduce cost,” ujar Enang.

Enang menambahkan, dari 50 ribu UKM yang menggunakan Pawoon,10 persen sudah aktif berlangganan. “Kami berupaya meningkatkan jumlah pelanggan, salah satunya dengan kerja sama dengan berbagai pihak seperti Ponta untuk menghadirkan added value bagi pelanggan merchant,” tutur Enang.

Dia mengatakan, hingga akhir 2017 startup berplatform kasir ini menargetkan menambah jumlah pengguna antara 75-100 ribu UKM. Pawoon yakin, dengan jumlah pelaku UKM yang begitu besar di Indonesia bisa menjadi peluang tersendiri.

Layanan yang diberikan Perusahaan yang berkantor di daerah Slipi ini berbeda dengan aplikasi cash register lainnya. “Dari pricing kita memang kompetitif, tapi yang membedakan adalah kami tidak memposisikan diri sebagai tool tetapi sebagai mitra,” ujar Enang.

Baca juga berita startup lainnya.