Mencari Rumah Semudah Menggerakan Jari

30

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Rumah merupakan kebutuhan utama manusia, keberadaan rumah sebagai tempat berteduh dan tempat untuk membangun sebuah keluarga membuat kehadiran rumah saat ini menjadi hal yang utama.   

Memiliki sebuah rumah pun seakan kian penting seiring dengan banyaknya peminat yang terus bertambah. Sekedar catatan, angka kekurangan rumah di Indonesia mencapai 13,5 juta.      

Berbicara mengenai pencarian rumah dijual, masyarakat memiliki tren baru untuk mencari informasi tentang rumah idaman, yang tadinya menggunakan cara konvensional yakni mengandalkan media cetak seperti brosur, spanduk ataupun koran, sekarang mereka lebih nyaman untuk menggunakan internet.

Perubahan tren ini tentu tidak terlepas dari masifnya penggunaan internet di Indonesia. Berdasarkan catatan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia saat ini sudah mencapai 143,26 juta jiwa atau sekitar 54,68% dari total penduduk Indonesia yang mencapai 262 juta orang.

Menariknya lagi dari angka tersebut menunjukkan bahwa perangkat akses paling banyak yang digunakan untuk menggunakan internet adalah smartphone dengan angka mencapai 50,08% sementara penggunaan laptop ataupun PC  mencapai 25,72%.

Menurut Mart Polman Managing Director Lamudi Indonesia, sebenarnya banyak keuntungannya jika masyarakat memanfaatkan internet untuk menemukan rumah dijual, contohnya seperti jangkauannya yang luas sehingga bisa diakses dimana saja, bahkan dari belahan dunia lain.

Hal ini pun didukung dengan beragamnya fitur dari portal properti, seperti dari Lamudi yang menampilkan informasi produk properti dengan sangat detail, seperti informasi harga rumah dijual, foto, luas lahan, sertifikat hingga peta lokasi rumah dijual tersebut.      

Dengan kemudahan ini tentu akan sangat membantu masyarakat untuk menemukan rumah idaman. Mereka tidak perlu harus membeli koran ataupun datang ke tempat pameran properti, cukup duduk manis sambil menggerakan jari di smartphone,” ujar Mart.              

Tetap berhati-hati mencari informasi dari internet

Kendati tengah menjadi tren, Mart menghimbau agar masyarakat tetap harus berhati-hati ketika mencari informasi tentang rumah dijual melalui internet. Karena tidak menutup kemungkinan terjadinya penipuan.

Mart mengatakan, ada beberapa ciri-ciri penipuan penjualan rumah melalui internet yang perlu diketahui. Rata-rata penipu biasanya mendownload iklan dari listingan portal properti kemudian mereka mempublish ulang iklan tersebut dengan nama yang berbeda dan harga yang jauh lebih murah.

Saat Anda terpancing dengan iklan yang ditawarkan maka si penipu akan meminta uang muka dan berpura-pura uang tersebut akan digunakan sebagai deposit atau biaya agen saat kontrak sedang dibuat.

Jadi, bagi Anda yang ingin mencari rumah dijual melalui online, jangan pernah mentransfer sejumlah uang kepada penjual sebelum Anda melihat langsung rumah dijual beserta sertifikatnya. Dan jika Anda membeli rumah melalui agen properti perhatikan dengan seksama apakah agen tersebut memiliki sertifikat resmi sebagai seorang agen.

Baca juga berita startup lainnya.