Kelebihan Kamera Full Frame yang Wajib Di Ketahui

76

TeknobosKelebihan Kamera Full Frame – Kebanyakan fotografer profesional cenderung menggunakan kamera full-frame daripada APS-C. Singkatnya, ukuran sensor yang digunakan oleh kamera full-frame sama dengan kamera film 35mm tradisional, yaitu berukuran 36 x 24mm. Sensor ini lebih besar dari kamera tipe APS-C dengan sensor 22 x 15 mm.

Kelebihan Kamera Full Frame

Lantas, dibandingkan dengan APS-C, apa sih kelebihan menggunakan kamera full-frame? apakah sebanding dengan harganya yang mahal?

1. Memiliki sensor yang lebih besar dan lebih baik

Dibandingkan dengan kamera tipe APS-C, kamera full-frame memiliki sensor yang lebih besar. Semakin besar sensor, maka akan semakin besar pikselnya. Jika dibandingkan dengan piksel yang lebih kecil, piksel yang lebih besar akan menangkap lebih banyak informasi warna dan cahaya masuk dengan lebih sedikit noise.

Inilah mengapa sensor besar dengan sensitivitas tinggi dapat bekerja lebih baik pada kamera full-frame. Keunggulan lainnya adalah dapat membedakan perubahan warna yang lebih halus dan menangkap rentang dinamis yang lebih besar. Hasil akhirnya akan meningkatkan akurasi, efek realistis, dan foto yang hidup.

2. Biasanya, memiliki resolusi yang lebih besar

Umumnya, kamera full-frame memiliki resolusi lebih tinggi daripada kamera APS-C. Misalnya Sony Alphaα7RII memiliki resolusi 42,4 megapiksel dan memiliki ISO 100-25,600. Demikian pula, Sony α7RIV memiliki resolusi 61 megapiksel dan rentang ISO 100-32.000.

Dengan cara ini, kita bisa mengambil gambar dan video dalam kondisi minim cahaya. Selain itu, sensor full-frame dapat menangkap detail halus, rentang dinamis yang lebih besar, gambar lebih jelas, dan mengurangi noise pada foto. Lebih baik dari kamera APS-C!

3. Tidak ada crop factor seperti di APS-C dan MFT

Ada banyak pilihan lensa untuk kamera full-frame. Dan tidak ada faktor pemangkasan seperti kamera APS-C. Misal kita hubungkan sebuah lensa dengan panjang 24 mm, hasil akhirnya tetap 24 mm. Namun, jika dipasang pada kamera APS-C, akan diubah menjadi 36 mm karena faktor krop 1,5x.

Begitu pula jika kita menggunakan lensa 50mm, pada full frame tidak akan berubah, tapi 75mm pada kamera APS-C. Singkatnya, dengan adanya crop factor, lensa akan menjadi lebih panjang. Lensa sudut ultra lebar akan menjadi lebih lebar, dan lensa sudut lebar akan menjadi normal. Ini tidak akan terjadi jika memakai full-frame.

4. Menghasilkan bokeh yang lebih halus

Perbandingan antara efek bokeh yang dihasilkan oleh 3 kamera, yakni Canon 5D Mark III (full frame), Fuji X-E2 (APS-C dengan crop factor 1,5x) dan Olympus OM-D E-M1 (Micro Four Thirds/MFT dengan crop factor 2x). Di antara 3 kamera itu, mana yang memiliki bokeh paling halus?

Lalu, menguji coba memotret objek yang sama dengan focal length & aperture yang sama. Hasilnya, kamera full frame dari Canon 5D Mark III memberikan efek bokeh yang lebih halus dibandingkan kamera APS-C & MFT yang punya crop factor. Pertimbangkan kamera full frame jika Anda ingin bokeh yang lebih smooth.

Baca juga : Jenis Foto yang Tidak Boleh Dibagikan di Internet