Ahli Sains Temukan Infiltrasi Komputer Dikodekan Dengan DNA

http://islamtimes.org/

Infiltrasi Komputer – Peneliti dari Universitas Washington baru-baru ini menyatakan telah berhasil, melakukan percobaan infiltrasi komputer, dengan mengubah malware menjadi DNA. Penelitian yang mengolah tingkat kerentanan dalam program, dan menyemaikan untai DNA sintesis ini telah diterbitkan.

Profesor pemimpin penelitian ini mengatakan, bahwa mereka ingin mengetahui risiko keamanan komputer baru. Mungkin terjadi pada interaksi, antara informasi biomolekular dan sistem komputer. Sistem komputer akan menganalisis untai DNA yang terinfeksi tersebut.

Bagaimana Infiltrasi Komputer Bekerja?

1 Ahli Sains Temukan Infiltrasi Komputer Dikodekan Dengan DNA
Youtube.com

Penelitian ini didasarkan pada cara kerja inti DNA (nukleotida) dengan kode tertentu, yaitu A,C, G dan T. Kode-kode tersebut akan diurutkan sedemikian rupa untuk dianalisis. Proses analisis data dilakukan dengan berbagai program komputer, yang mampu memproses ratusan juta kode DNA dalam waktu yang sama. Biaya untuk mengurutkan kode ini, diketahui telah turun sebesar 100,000 kali dalam 10 tahun terakhir.

Proses analisis ini ternyata tidak seperti yang mereka bayangkan sebelumnya. Proses pengambil alihan data oleh komputer, didefinisikan sebagai hal yang sedikit mungkin terdengar menyeramkan dalam kehidupan nyata.

Para peneliti tersebut menjelaskan bahwa tidak ada bukti, untuk percaya bahwa keamanan untaian DNA atau data DNA yang umum sedang dalam ancaman. Dalam program yang berhasil melakukan infiltrasi komputer ini, mereka berharap untuk menemukan sesuatu yang baru.

Mereka juga mengatakan bahwa hasil penelitian ini akan menjadi langkah pertama, untuk memikirkan keamanan komputer ke depannya. Keamanan yang dimaksud adalah, keamanan yang berada dalam ekosistem urutan DNA.

Tujuan penelitian infiltrasi komputer

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami lebih dalam, dan lebih baik mengenai kelayakan serangan injeksi yang berbasis kode DNA. Sebagai tambahan, mereka juga mengatakan mengenai penentang atau adversaries.

Mereka paham bahwa tidak ada usaha dari pihak yang merugikan, dalam urusan program komputasi biologi seperti ini. Melalui hasil penelitian, mereka akan terus melakukan penelitian mengenai hal-hal seperti ini.

Sebelum penelitian ini, mereka juga telah berhasil mengungkapkan, bahwa mereka mampu memasukkan GIF seekor kuda kedalam DNA bakteri hidup. Penelitian mengenai infiltrasi komputer ini beresiko, sehingga perlu dikerjakan dari jarak jauh.