Uber Menghadirkan Fitur Real Time ID Check Untuk Pengemudinya

Uber sebagai perusahaan yang bergerak dibidang layanan transportasi online, memberitahukan hadirnya fitur Real Time ID Check pada aplikasi mereka. Fitur ini dibuat untuk membantu mereka untuk, memastikan identitas para pengemudi mereka. Serta memberikan rasa aman bagi para penggunanya, yang khawatir bila pengemudi mobil yang mereka tumpangi ternyata bukanlah pengemudi Uber sebenarnya.

Saat ini pengemudi Uber cukup banyak, dan agak sulit untuk memverifikasi kebenaran identitas mereka saat berada di lapangan. Untuk itu Uber menggunakan fitur ini, agar identitas pengemudinya bisa diverifikasi pada saat mereka sedang bertugas. Hal tersebut berguna untuk memastikan bahwa pengemudi yang sedang bertugas, sesuai dengan akun yang digunakan.

Real Time ID Check Untuk Memastikan Identitas Pengemudi

Perusahaan transportasi online ini mengatakan sudah mecari beberapa perusahaan, yang sudah mengembangkan teknologi verifikasi wajah tersebut. Setelah melakukan perbandingan dari beberapa perusahaan itu, Uber memutuskan untuk menggunakan teknologi Face API dari layanan Microsoft Cognitive Services.

Uber memutuskan menggunakan layanan verifikasi wajah dari Microsoft, karena dari kesemua perusahaan yang telah mereka survei, Microsoft yang memiliki teknologi Face API terbaik dan paling maju.

“Teknologi Microsoft sudah sangat maju. Mereka bisa mengenali berbagai ekspresi dengan memperhatikan posisi panca indera tertentu, seperti mata, hidung, dan mulut.”

Dima Kovalev, Project Manager dari Uber.

Cara kerja fitur Real Time ID Check

uber-real-time -id-check-

Pengemudi diwajibkan untuk menjalani proses verifikasi, namun waktunya tidak akan diberitahukan terlebih dahulu. Dengan menggunakan sebuah algoritma, pengemudi yang diharuskan melakukan verifikasi wajah ditentukan secara acak. Jadi saat mitra Uber sedang berada di balik kemudi, mereka akan diwajibkan melakukan foto selfie.

Bila pengemudi sedang dalam posisi menyetir, akan ada pemberitahuan terlebih dahulu untuk menepikan kendaraan ke pinggir jalan. Agar si pengemudi bisa melakukan foto slefie, dan menjalani proses verifikasi wajahnya. Setelah pengemudi melakukan foto selfie, maka Uber akan memeriksa apakah foto tersebut sama dengan foto yang didaftarkan sebelumnya atau tidak.

Bila ternyata fotonya tidak sama, maka akun si pengemudi tersebut akan langsung dinonaktifkan. Kemudian akan dilakukan proses investigasi lebih lanjut.

Artikel Uber Lainnya

Fitur canggih ini sebelumnya sudah berjalan bagi pengemudi Uber di Amerika, dan per-tanggal 13 Maret 2017 fitur pengamanan tersebut resmi hadir di Indonesia. Fitur Real Time ID Check ini berlaku untuk semua pengemudi Uber, mulai dari Uber X, Uber XL, Uber Black dan juga Uber Motor.