5 layanan Fintech Indonesia yang berkembang pesat

71

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Lembaga riset IDC pada tanggal 5 Oktober 2017 mengumumkan sepuluh nama layanan fintech indonesia yang mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

Lima diantaranya adalah CekAja, DOKU, Midtrans, Tcash dan Modalku.

Hasil pengamatan IDC terhadap pasar yang dituju, adopsi pengguna, investasi yang didapat, inovasi, pemasaran, hingga peluang mereka untuk bertahan.

Hal tersebut dilakukan oleh IDC untuk menentukan layanan fintech di tanah air yang mengalami pertumbuhan pesat.

Fintech Indonesia yang berkembang pesat

Berikut ini adalah nama-nama layanan fintech indonesia yang mengalami pertumbuhan paling cepat di Indonesia menurut IDC.

CekAja

Fintech Indonesia - startup - Cekaja

CekAja merupakan bagian dari C88, sebuah perusahaan teknologi asal Malaysia yang bergerak di bidang finansial. CekAja berisi informasi dan perbandingan layanan finansial seperti asuransi, kartu kredit, dan berbagai bentuk investasi. Selain itu, mereka juga menyajikan perbandingan untuk paket TV kabel dan internet berlangganan.

Doku

Tiga produk DOKU yaitu DOKU Wallet, DOKU Enterprise untuk sistem pembayaran berskala besar, dan DOKU My Shopping Cart untuk situs-situs e-commerce.

DOKU juga menyediakan sistem pembayaran online diantaranya VISA, MasterCard, Paypal, BNI Debit online, hingga E-pay Bri, dan lainnya.

MidTrans

Fintech Indonesia - Startup - Midtrans

Perusahaan yang sebelumnya menggunakan nama Veritrans ini bergerak pada sistem pembayaran online yang muncul sejak tahun 2012.

Midtrans merupakan usaha gabungan antara Veritrans Jepang, NetPrice, dan MidPlaza Group.

Dengan Midtrans, kamu bisa melakukan pembayaran dengan kartu seperti VISA dan MasterCard, Internet Banking, E-Wallet, hingga pembayaran konvensional di Indomaret.

TCash

Fintech Indonesia - Startup - Tcash

Layanan pembayaran dan dompet digital yang dibuat oleh perusahaan telekomunikasi Telkomsel ini menyediakan layanan sistem pembayaran digital.

Metode pembayaran yang dipakai mulai dari mendekatkan perangkat NFC, hingga melakukan scan QR Code

Modalku

Fintech Indonesia - Startup - Modalku

Startup yang diluncurkan pada awal 2016 dan telah mendapat pendanaan Seri A sebesar Rp.100 miliar ini merupakan platform peer-to-peer (P2P) lending.

Modalku memungkinkan para pemilik UKM untuk mengajukan pinjaman sebesar Rp50 juta hingga Rp500 juta.

Apabila disetujui, pengajuan tersebut akan ditampilkan di situs Modalku, agar bisa dilihat oleh para calon pemberi pinjaman.

Modalku akan segera mencairkan dana apabila pinjaman yang diharapkan oleh pemilik UKM akan terpenuhi dalam rentang waktu yang ditetapkan.

Modalku akan menarik komisi sebesar 3-4% dari pemberi pinjaman, dan 3% dari peminjam pada setiap kesepakan yang telah disepakati.

Baca juga berita startup lainnya.