Cara Hack WhatsApp yang Sering dipakai Hacker

26

Teknobos – Cara Hack WhatsApp yang Sering dipakai Hacker – WhatsApp (WA) merupakan salah satu aplikasi chat terbesar di dunia dan biasanya menjadi incaran para peretas. Karena aplikasi tersebut harus memiliki database pengguna yang besar.

Cara Hack WhatsApp yang Sering dipakai Hacker

Selain itu, di akun pribadi, WhatsApp biasanya terhubung ke akun lain. Mulai dari media sosial, e-wallet, e-commerce, dll. Karenanya, ketika WhatsApp berada di tangan para peretas, seseorang berisiko mengalami kerugian besar.

Ternyata para peretas biasanya menggunakan beberapa metode untuk meretas atau hack WhatsApp. Walaupun Anda adalah orang awam, Anda harus mengetahuinya untuk mengantisipasi jenis kejahatan dunia maya ini. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

1. Hack melalui WhatsApp Web

WhatsApp Web hadir untuk memudahkan kita dalam membuka aplikasi melalui laptop atau PC. Namun, ini adalah celah besar yang membuka peluang bagi para peretas. Cara seperti itu pun bisa dilakukan oleh orang awam karena mudah.

Untuk melakukan ini, peretas hanya perlu memindai kode QR dari situs web WhatsApp. Mereka bisa mendapatkan kode ini ketika mereka bisa mengakses smartphone yang Anda gunakan.

Untuk menghindari risiko ini, Anda harus selalu memeriksa perangkat mana yang terdaftar di akun WhatsApp Web Anda. Caranya masuk ke Settings> WhatsApp Web / Desktop. Coba perhatikan perangkat yang tertera disana. Jika ada yang Anda tidak kenal, harap segera tekan Log Out.

2. Mengintip pesan WhatsApp dari Facebook

WhatsApp dan Facebook berasal dari perusahaan yang sama. Inilah mengapa banyak orang ingin tahu apakah keduanya terhubung. Perusahaan memang menyangkal masalah tersebut. Namun pengembang ternama Gregorio Zanon menyatakan sebaliknya.

Zanon menjelaskan pada platform medium miliknya kalau Facebook dan WhatsApp menggunakan “wadah” penyimpanan yang sama di perangkat. Meski pesan tersebut dianggap terenkripsi, Facebook tetap berpotensi menyalin informasi dari WhatsApp.

Apa yang harus kita lakukan untuk bisa mencegahnya? Resiko ini terbilang cukup kecil. Namun, untuk melindungi akun Anda, Anda tidak boleh menggunakan email yang sama untuk Facebook dan WhatsApp. Dengan cara ini, risiko pembajakan bisa dikurangi.

3. Pencurian kode OTP

Apa itu one-time password atau OTP? Saat kita masuk ke akun WhatsApp dan platform lain, kita biasanya menggunakan kombinasi angka ini. Hacker biasanya menggunakan OTP saat ingin membajak akun orang lain.

Pola yang sering digunakan adalah mereka mengatakan bahwa kode OTP yang salah dikirim ke ponsel cerdas Anda. Akhirnya, mereka meminta Anda untuk mengirimkan kode tersebut. Setelah diterima, akun WhatsApp Anda akan dialihkan ke ponsel cerdas mereka.

Oleh karena itu, jangan pernah mengirimkan kode OTP ke orang lain. Bahkan kerabat dan teman. Karena kombinasi angka ini adalah kunci untuk mengambil alih akun.

Baca juga : iPhone 11 Series Masih Layak Untuk Anda Dibeli?