Cara Format Flashdisk, Pemula Juga Pasti Bisa

Ketika kapasitas flashdisk mulai penuh terkadang kita merasa malas menghapus file pada FD milik kita, karena filenya sudah terlalu banyak dan berjubel. Jadi sangat menjengkelkan bila harus memilahnya satu persatu. Bila kamu malas menghapusnya satu persatu seperti itu, kamu bisa menggunakan fitur format flashdisk pada sistem operasi Windows untuk menghapus secara keseluruhan file dalam FD kamu.

Pada dasarnya semua sistem operasi komputer menyediakan fitur untuk memformat sebuah disk drive. Jadi tidak sekedar untuk memformat flasdisk saja. Cara yang harus dilakukan sebenarnya cukup mudah, bahkan pengguna PC pemula dan anak SD juga pasti bisa melakukannya.

Sebenarnya banyak software yang bisa digunakan untuk memformat flashdisk, perangkat lunak tersebut juga banyak tersedia bila kamu cari di Google. Bahkan kamu bisa melakukannya menggunakan Command Prompt. Tapi kali ini kita akan membahas bagaimana cara untuk memformat flashdisk menggunakan fitur bawaan Windows.

Cara Format Flashdisk

1.Hubungkan flashdisk yang akan diformat

Langkah pertama hubungkan terlebih dahulu flashdisk yang akan diformat ke komputer. Lalu buka Windows Explorer dan buka My Computer, pada Windows 10 berubah menjadi This PC. Kemudian klik kanan pada drive yang akan diformat, lalu pilih menu format.

cara-format-flashdisk

2.Tentukan opsi pemformatan

Langkah berikutnya kamu tentukan dahulu opsi yang kamu inginkan. Dimulai dari File system, Allocation Unit Size, Volume Label dan Format Options.

format-flashdisk-1

3.Mulai proses pemformatan

Bila semua opsi sudah ditentukan. Langkah selanjutnya adalah memulai proses format dengan menekan tombol Start. Kamudian akan muncul jendela peringatan, bahwa proses pemformatan akan menghapus semua data pada FD. Selanjutnya tekan OK untuk memulai format flashdisk.

format-flashdisk-2

4.Format flashdisk selesai

Proses pemformatan selesai, sangat gampang bukan? Seperti yang sudah dikatakan tadi, bahkan pengguna komputer pemula dan anak SD juga bisa melakukannya.

format-flashdisk-3

Tetapi sebelum memulai semua langkah tadi, ada beberapa opsi diatas yang perlu kamu pahami terlebih dahulu. Hal tersebut diperlukan untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam menentukan opsi.

File System

Pada dropdown menu terapat opsi File System dengan tiga pilihan yakni NTFS, FAT32 dan exFAT. Untuk itu kamu harus mengetahui fungsi dari ketiga File System tersebut. Tapi Biasanya untuk flashdisk menggunakan FAT32.

Allocation Unit Size

Allocation Unit Size adalah sebagian kecil ruang yang dialokasikan pada sistem untuk membantu proses writting pada flashdisk. Semakin besar ruang partisi yang dialokasikan, maka akan membuta perfoma sistem jadi semakin baik dalam membaca file pada FD.

Jadi bila kamu ingin menyimpan file berukuran besar, kamu bisa memaksimalkan Allocation Unit Size. Agar performa dari FD kamu jadi lebih optimal. Namun bila file yang disimpan rata-rata berukuran sedang, menggunakan Allocation Unit Size yang menengah juga tidak masalah.

Volume Label

Volume label merupakan nama yang akan digunakan oleh flashdisk. Kamu bisa menuliskan apa saja sesuka hatimu. Namun ada beberapa batasan penggunaan karakter berdasarkan jenis file systemnya, diantaranya:

  • NTFS, maksimal 32 karakter, akan ditampilkan dengan huruf besar ataupun kecil sesuai pengetikan.
  • FAT, maksimal 11 karakter, tidak bisa menggunakan karakter spesial seperti (* ? . , ; : / \ | + = < > [ ]), semua huruf akan ditampilkan dalam bentuk kapital.

Format Options

Pada menu ini terdapat pilihan Qiuck Format yang secara default akan tercentang, gunanya adalah melakukan format secara cepat tanpa melakukan Deep Scaning. Bila centangnya dihilangkan maka proses format akan lebih lama, dikarenakan sistem juga melakukan Deep Scaning untuk mendiagnosa masalah seperti Bad Sector.

Itu tadi langkah yang bisa kamu terapkan untuk melakukan format pada flashdisk kamu. Selain menghapus file, memformat FD juga bisa digunakan untuk membersihkan flashdisk yang terjangkit virus.