Anak usaha Y Ventures Menawarkan Koin Aora US$50 Juta untuk Membangun Platform e-Commerce

52

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Teknobos.com | Y Ventures Group Ltd. (“Y Ventures”)  yang terdaftar di Bursa Efek Singapura melalui anak usahanya Luminore 8 Pte. Ltd. (“Luminore”, “Perusahaan” atau “Grup”) melakukan penawaran koin perdana (initial coin offering atau “ICO”) untuk Koin AORA (“Token”). Koin digital ini bisa dibeli oleh konsumen di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Penawaran koin digital ini akan dimanfaatkan Luminore untuk membangun dan meluncurkan AORA,  layanan e-commerce pertama yang menggunakan teknologi blockchain yang memungkinkan konsumen membeli produk dari berbagai toko dan pasar daring di seluruh dunia. Platform AORA akan mendukung marketplace di Amerika Serikat dan China, seperti Amazon dan Taobao (Alibaba).

Platform AORA yang akan diluncurkan Perusahaan pada paruh pertama 2019 memiliki kemampuan melayani transaksi jual beli lintas batas yang memudahkan konsumen Indonesia membeli produk dan barang populer yang belum tersedia di dalam negeri, sehingga tak perlu repot harus membelinya langsung di luar negeri. Konsumen bahkan bisa melakukan transaksi pembelian tanpa perlu memiliki rekening bank.

Aora - News

AORA akan menawarkan pengalaman belanja e-commerce bagi konsumen melalui pencarian produk berbasis komunitas, pembayaran yang hemat biaya, ulasan produk secara riil, dan dukungan logistik dari hulu hingga hilir. Dengan konsep social marketplace, konsumen juga bisa menemukan produk terbaik yang telah dikurasi oleh pembeli lain.

Y Ventures pada Maret 2008 telah menjalin kesepakatan dengan Singapore Post Limited (“SingPost”) yang merupakan perusahaan layanan pos terkemuka di Asia Pasifik menurut badan PBB Universal Postal Union. Kesepakatan ini antara lain akan meningkatkan teknologi terkait logistik serta meningkatkan efisiensi di rantai logistik vertikal untuk menjadikan AORA sebagai platform jual beli lintas batas terkemuka di kawasan.

AORA akan menjadi solusi bagi inefisiensi yang melanda industri e-commerce melalui gerbang pembayaran blockchain AORA Pay yang mampu memangkas 8% biaya komisi transaksi pembayaran, menjaga kredibilitas produk dan penjual, menawarkan sistem ulasan dan penghargaan (review and reward), serta dukungan logistik yang menjamin pengiriman sampai ke tangan konsumen.

Koin AORA adalah token digital yang dikembangkan di jaringan Ethereum, sebuah solusi open-source yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk memfasilitasi kontrak cerdas dan transaksi mata uang kripto secara aman. Luminore yang merupakan usaha patungan antara Y Ventures Group Ltd. dan Arke Blockchain Engineering Pte. Ltd. bertekad menjadikan Koin AORA sebagai mata uang digital ecommerce utama bagi konsumen dan penjual di seluruh dunia.

Alex Low, CEO dan Direktur Eksekutif Y Ventures dalam siaran pers yang diterima Senin (10/9/2018) mengatakan; “AORA menandai optimisme kami di potensi pertumbuhan industri e-commerce dan akan menjadi pilar pertumbuhan bagi Grup. Kita bekerja dengan tim yang mumpuni dalam mengintegrasikan kemampuan blockchain dengan kasus nyata di platform. Platform ini juga akan memanfaatkan keunggulan Y Ventures dalam analitik data, keahlian teknis, dan pemahaman mendalam mengenai lanskap ritel daring yang terus berkembang untuk memecahkan masalah inefisiensi dan meningkatkan secara signifikan pengalaman belanja lintas batas.”

Sementara itu Cedric Choy, CEO Luminore dan Co-Founder AORA mengatakan;“Ini adalah sebuah kemajuan yang menarik bagi industri e-commerce dan pasar uang kripto. Saat ini kami menjadi yang pertama mengembangkan dari awal sebuah platform jual beli lintas batas terpadu yang dilengkapi teknologi blockchain. Ini akan memastikan Grup mampu berperan lebih baik di masa depan digital ketika konsumen mampu mengakses pasar ritel global dan berpartisipasi dalam aktivitas e-commerce lintas batas melalui berbagai pilihan pembayaran elektronik.”

ICO akan memastikan prospek jangka panjang bagi platform AORA dengan menawarkan akses ke token komersial kepada konsumen yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan termasuk di Indonesia, serta mereka yang telah mulai menggunakan mata uang kripto (uang digital terenkripsi). Meskipun belum banyak konsumen menggunakan uang kripto, peluncuran AORA akan membuka pintu ke pasar uang kripto bernilai miliaran dolar.

ICO telah dimulai pada 31 Juli 2018 dan akan berakhir 30 November 2018. Luminore akan menerima pembayaran untuk Token (harga US$0,2) dalam dolar AS (USD), dolar Singapura (SGD), Ethereum (ETH), dan Bitcoin (BTC). Semua peserta penawaran koin harus melalui proses pemeriksaan KnowYour-Customer dan anti-pencucian uang.

Pembeli awal Koin AORA akan mendapat manfaat dan fitur tambahan dari platform AORA. Koin AORA akan menjadi uang kripto (uang digital terenkripsi) baru yang diterbitkan sesuai standar Ethereum ERC-20. Jumlah total Token yang bisa dijual adalah 250 juta koin, sedangkan jumlah Token yang dicetak mencapai 625 juta koin.

Luminore menargetkan ICO mampu mengumpulkan dana hingga US$50 juta atau minimal US$20 juta. Dana ini akan digunakan oleh Luminore untuk riset dan pengembangan produk, manajemen risiko, biaya operasional, pemasaran dan legal, kepatuhan regulasi, dan biaya akuntansi. Luminore telah menggandeng EBS Capital Partners Pte. Ltd, salah satu firma penasihat ICO terkemuka di kawasan, sebagai lead manager dan koordinator untuk ICO ini.

Baca juga berita teknologi lainnya.