Lebih Mengenal Apa Itu Algoritma Google Caffeine

Google merupakan sebuah perusahaan internet terkemuka di dunia yang menyediakan mesin penacarian terbesar. Perusahaan itu sendiri memiliki berbagai macam algoritma, salah satunya seperti algoritma Google Caffeine

Sebelumnya, Google didirikan oleh dua orang bernama Larry Page dan Sergey Brin ketika masih menjadi mahasiswa Ph.D. di Universitas Stanford. Mereka menjadikan Google sebagai perusahaan swasta pada tanggal 4 September 1998.

Algoritma Google Caffeine

Dalam matematika dan ilmu komputer, algoritma merupakan prosedur langkah-langkah untuk perhitungan dan digunakan sebagai pemerosesan data serta penalaran otomatis. Jadi, algoritma adalah metode efektif diekspresikan sebagai rangkaian terbatas dari instruksi yang telah didefinisikan dengan baik.

Apabila sudah memahami pengertian algoritma diatas, maka tahap selanjutnya kita dapat lebih mengenal apa itu yang dimaksud dengan algoritma Google Caffeine. Nah, Caffeine itu sendiri ternyata nama kode untuk algoritma indexing.

Algoritma-Google-Caffeine

Tujuan Caffeine adalah mengamati struktur arsitektur website pada indeks mereka dan begitu juga website yang belum di jamah.

Perusahaan Google telah menerapkan berbagai macam algoritma hingga sampai saat ini. Hal tersebut dilakukan semata-mata bukan lain dan bukan tidak, yaitu supaya lebih menyempurnakan system yang digunakan sebagai mesin penjelajah di dunia internet.

Algoritma Google Caffeine resmi dirilis dan dikeluarkan oleh perusahaan Google kurang lebih 8 tahun yang lalu, lebih tepatnya yaitu pada tahun 2009.

Fungsi Algoritma Google Caffeine

Fungsi dari Algoritma Caffeine rupanya untuk meningkatkan kecepatan indexing, serta memperbaiki system ranking dan pastinya mempercepat waktu search. Jadi dapat dipastikan, hal tesebut akan memudahkan pengguna mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara jelas.

Meskipun demikian, ada pihak yang paling gentar dengan adanya algoritma ini seperti misalnya pembisnis usaha online. Mengapa? pasalnya banyak situs e-commerce hanya mengandalkan algoritma Page Ranking untuk sarana promosi mereka.

Diperkirakan, dahulu Algoritma Google Caffeine akan mampu merusak teknik SEO yang selama ini para pembisnis terapkan dan telah sukses.

Bagaimana menurut kalian mengenai pembahasan diatas, semoga saja dengan adanya artikel semacam ini kalian akan lebih mengerti apabila ingin terjun kedalam dunia SEO. Selain itu, ternyata juga terdapat algoritma google Panda dan Google Penguin.